Victor Hugo

Victor Hugo, salah satu penulis aliran romantisme pada abad ke-19 dan sering dianggap sebagai salah satu penyair terbesar Perancis. Hasil karyanya menggambarkan hampir semua isu politik dan sosial, serta kecenderungan artistik pada zamannya. Karya-karyanya yang paling terkenal adalah novel Les Misérables dan Notre-Dame de Paris. Karya puisinya yang dianggap sangat menonjol diantaranya adalah Les Contemplations dan La Légende des siècles.

Hugo adalah putra ke tiga dari pasangan Joseph Léopold Sigisbert Hugo (1774–1828) dan Sophie Trébuchet (1772–1821). Saudara laki-lakinya adalah Abel Joseph Hugo (1798–1855) dan Eugène Hugo (1800–1837). Hugo lahir pada tanggal 26 Februari 1802 di Besançon, dan menghabiskan sebagian besar masa hidupnya di Prancis. Hugo juga sempat menghabiskan sebagian masa hidupnya di pengasingan. Di pengasingan itulah Hugo menghasilkan karya-karya yang akhirnya banyak dikenal oleh orang-orang.

Ayah Hugo yang seorang perwira militer Prancis, membuat Hugo dan keluarganya banyak berpindah tempat. Hugo mendapat banyak ilmu pengetahuan karenanya. Perbedaan keyakinan agama di antara orang tua Hugo membuat ibunya memutuskan untuk berpisah sementara dengan ayahnya. Hal ini membuat ibunya lebih mendominasi pendidikan Hugo. Namun, menjelang Revolusi Perancis tahun 1848, Hugo memutuskan untuk berpindah keyakinan dari Royalis Katolik menjadi Atheis.

Victor Hugo mulai melawan keinginan-keinginan ibunya dan secara diam-diam bertunangan dengan teman masa kecilnya, Adèle Foucher (1803–1868). Pada tahun 1822, setahun setelah ibunya meninggal, Hugo menikahi Adèle. Bersama Adèle, Hugo memiliki lima orang anak. Putra pertamanya, Léopold, lahir pada tahun 1823 namun akhirnya meninggal saat masih bayi. Anak-anak Hugo yang lain yakni, Léopoldine lahir pada tanggal 28 August 1824, Charles lahir pada tanggal 4 November 1826, François-Victor lahir pada tanggal 28 October 1828 dan putri bungsunya, Adèle yang lahir pada tanggal 24 August 1830.

Pada tahun 1829 sampai pada tahun 1840, Hugo menerbitkan lima buku kumpulan puisi yakni Les Orientales, 1829; Les Feuilles d’automne, 1831; Les Chants du crépuscule, 1835; Les Voix intérieures, 1837; and Les Rayons et les ombres, 1840 yang memperkuat reputasinya sebagai penyair terbaik pada masanya. Kematian putri sulung kesayangannya, Léopoldine, membuat Hugo begitu terpukul. Léopoldine meninggal saat berusia 19 tahun pada tahun 1843, hanya beberapa bulan setelah ia menikah. Léopoldine tenggelam saat perahu yang ditumpanginya terbalik. Suami Léopoldine, Charles Vacquerie, juga ikut meninggal saat berusaha menyelamatkannya. Hugo menyampaikan kesedihannya atas kematian putrinya disalah satu puisinya, À Villequier.

Berikut adalah kata-kata bijak Victor Hugo.

  • Gejala awal cinta pada pria adalah rasa malu; gejala awal cinta pada wanita adalah keberanian. [Victor Hugo]
  • Manusia tidak kekurangan kekuatan, mereka kekurangan kemauan. [Victor Hugo]
  • Jika aku bersama mu seperti nafas terakhir dan gelapnya surga. [Victor Hugo]
  • Mencintai orang lain adalah melihat wajah Tuhan. [Victor Hugo]
  • Kata-kata yang kasar membuktikan lemahnya pemikiran. [Victor Hugo]
  • Pelita laki-laki adalah nurani. Sedang bagi perempuan, harapan adalah bintang-gemintang. Pelita memberi arah terang bagi jalan, sedangkan harapan memberi jalan keselamatan. [Victor Hugo]
  • Tertawa adalah matahari yang mendorong musim dingin dari wajah manusia. [Victor Hugo]
  • Perempuan dengan seorang kekasih adalah malaikat. Perempuan dengan dua kekasih adalah monster. Perempuan dengan tiga kekasih adalah seorang wanita. [Victor Hugo]
  • Kehidupan adalah bunga dan cinta adalah madunya. [Victor Hugo]
  • Kebahagiaan dari hidup ini adalah cinta yang kita berikan, dan cinta yang kita terima. [Victor Hugo]
  • Gejala cinta paling kuat adalah kelembutan yang seringkali menjadi tak tertahankan. [Victor Hugo]
  • Kebahagiaan tertinggi dalam kehidupan adalah kepastian bahwa Anda dicintai apa adanya, atau lebih tepatnya dicintai walaupun Anda seperti diri Anda adanya. [Victor Hugo]
  • Apakah sejarah itu? Pengulangan masa lalu di masa depan; refleksi dari masa depan pada masa lalu. [Victor Hugo]
  • Musik mengungkapkan sesuatu yang tidak dapat dikatakan dan yang tidak mungkin untuk diam. [Victor Hugo]
  • Cinta itu suatu spontanitas, riang gembira, dan pemasrahan diri secara mutlak. [Victor Hugo]
  • Inti kebahagiaan dalam hidup ini adalah cinta yang diikrarkan. [Victor Hugo]
Click Here to Leave a Comment Below 0 comments

Leave a Reply: