Thomas Carlyle

 

Thomas Carlyle (lahir 4 Desember 1795 – meninggal 5 Februari 1881 pada umur 85 tahun) adalah seorang penulis satir dari Skotlandia, penulis esay, sejarawan, dan guru pada era Victoria.
Ia menyebut ekonomi sebagai “ilmu yang suram”, menulis artikel untuk Edinburgh Encyclopedia, dan menjadi komentator sosial yang kontroversial.

Thomas Carlyle berasal dari keluarga Kalvinis yang ketat, dan pada awalnya diharapkan mengikuti jejak orangtuanya dan menjadi pendeta, tetapi ketika kuliah di Universitas Edinburgh, ia berhenti menjadi orang percaya.

Walaupun demikian, nilai-nilai Kalvinisme tetap ia pertahankan hingga akhir hidupnya.

Kombinasi antara temperamen religius ini dengan hilangnya iman kepercayaannya terhadap kekristenan tradisional membuat karya-karya Carlyle menarik untuk orang-orang pada zaman Victoria yang sedang bergumul dengan perubahan politik dan ilmu pengetahuan yang mengancam hierarki sosial tradisional mereka.

Berikut kata-kata bijak Thomas Carlyle, Penulis dan sejarawan dari Skotlandia.

  • Ketenangan lebih berpengaruh daripada kata-kata. [Thomas Carlyle]
  • Jangan diperbudak oleh kata kata. [Thomas Carlyle]
  • Ketenangan sama dalamnya dengan keabadian, mengutarakan sesuatu makna dalam satu waktu. [Thomas Carlyle]
  • Egois adalah sumber dan ringkasan dari semua kesalahan dan kesedihan. [Thomas Carlyle]
  • Jika tidak ada musuh, tidak ada pertempuran. Jika tidak ada pertempuran, tidak akan kemenangan. Jika tidak ada kemenangan, tidak akan ada kekuasaan. [Thomas Carlyle]
  • Cinta adalah satu satunya permainan yang tidak dihubungkan dengan kegelapan. [Thomas Carlyle]
  • Tidak ada yang menghentikan seorang manusia yang berkeinginan untuk berkembang. Setiap hambatan hanyalah sebuah pelajaran untuk mengembangkan kekuatannya. Hal itu merupakan penguatan keinginan untuk berhasil. [Thomas Carlyle]
  • Pidato adalah manusia, ketenangan adalah istimewa, tapi juga kasar dan mematikan: Maka dari itu, kita harus mempelajari kedua-duanya. [Thomas Carlyle]
  • Usia senja bukanlah hal yang membuat sedih. Itu bisa jadi hal yang disyukuri jika kita menyelesaikan semua perkejaan kita.[Thomas Carlyle]
  • Aku memiliki sebuah ambisi besar untuk mati kelelahan daripada mati kebosanan. [Thomas Carlyle]
  • Akan jadi apakah kita, bergantung pada apa yang kita baca setelah semua profesor menyelesaikan urusannya dengan kita. [Thomas Carlyle]
  • Aku tidak suka berbicara banyak dengan orang-orang yang selalu setuju denganku. Menyenangkan bermain dengan gema untuk sementara, tapi akan melelahkan nantinya. [Thomas Carlyle]
  • Dimanapun dalam hidup, pertanyaan sesungguhnya bukan soal apa yang kita dapat, tapi apa yang kita lakukan. [Thomas Carlyle]
  • Ketenangan adalah elemen dimana hal-hal luar biasa terbentuk. [Thomas Carlyle]
  • Hutang ibarat laut yang tak terbatas. [Thomas Carlyle]
  • Keyakinan itu sia-sia terkecuali keyakinan itu dirubah ke dalam tindakan. [Thomas Carlyle]
  • Tata krama lebih kuat daripada hukum. [Thomas Carlyle]
  • Jiwa yang tenang sanggup meguasai keadaan. [Thomas Carlyle]
  • Kerajaanku bukanlah apa yang aku punya, tapi apa yang aku lakukan. [Thomas Carlyle]
  • Kejeniusan adalah kekuatan yang tidak terbatas untuk menanggung rasa sakit. [Thomas Carlyle]
  • Daya tahan adalah kesabaran yang terkonsentrasi dengan baik. [Thomas Carlyle]
  • Hati yang penuh belas kasih adalah awalan dari semua ilmu pengetahuan. [Thomas Carlyle]
  • Manusia tanpa tujuan layaknya sebuah kapal tanpa kemudi. [Thomas Carlyle]
  • Setiap orang memiliki pengecut dan pahlawan dalam jiwanya. [Thomas Carlyle]
  • Tidak ada dari kita yang akan menyelesaikan sesuatu yang hebat atau memimpin kecuali dia mendengarkan bisikan dalam dirinya. [Thomas Carlyle]
  • Dia yang sehat punya harapan; dia yang berharap, memiliki segalanya. [Thomas Carlyle]
  • Dalam kemalasan terdapat putus asa yang abadi. [Thomas Carlyle]
  • Tidak ada yang lebih mengerikan dari sebuah aktivitas yang dilakukan tanpa wawasan. [Thomas Carlyle]
  • Tidak ada seseorang yang cukup penting untuk membuatku marah. [Thomas Carlyle]
Click Here to Leave a Comment Below 0 comments

Leave a Reply: