Iklan
 

Pramoedya Ananta Toer

Pramoedya Ananta Toer, secara luas dianggap sebagai salah satu pengarang yang produktif dalam sejarah sastra Indonesia. Pramoedya telah menghasilkan lebih dari 50 karya dan diterjemahkan ke dalam lebih dari 41 bahasa asing.

Sampai akhir hayatnya Pramoedya Ananta Toer aktif menulis, walaupun kesehatannya telah menurun akibat usianya yang lanjut dan kegemarannya merokok. Tepatnya pada 27 April 2006 kesehatan Pram memburuk. Ia didiagnosis menderita radang paru-paru, penyakit yang selama ini tidak pernah dijangkitnya, ditambah komplikasi ginjal, jantung, dan diabetes. Upaya keluarga untuk merujuknya ke rumah sakit tidak membawa banyak hasil, malah kondisinya semakin memburuk dan akhirnya meninggal pada 30 April 2006 di Jakarta.

Berikut adalah kata-kata bijak Pramoedya Ananta Toer, sastrawan paling produktif dan berpengaruh tak hanya di Indonesia tapi di dunia, ini bisa jadi pegangan hidupmu!

  • Jangan menjadi sosok yang sok pintar. Tapi jangan juga menjadi orang yang mau saja dibodohi. [Pramoedya Ananta Toer]
  • Jangan karena merasa pintar lalu seenaknya memperlakukan orang lain, Sebab orang yang beradab sudah pasti adil dengan semuanya. [Pramoedya Ananta Toer]
  • Jangan hanya bersyukur kepada Tuhan tapi juga semua makhluk yang selama ini memberimu kehidupan. [Pramoedya Ananta Toer]
  • Buat apa sukses kalau menghalalkan segala cara, seperti menjatuhkan orang lain. [Pramoedya Ananta Toer]
  • Berani mengambil keputusan dan risiko. Berani dengan apa saja. Asalkan jangan jadi orang yang berani ngeyel padahal salah. [Pramoedya Ananta Toer]
  • Kalau hidupmu terasa berat, coba lihat lagi bagaimana kamu menafsirkan hidup, Sederhana saja atau terlalu banyak gaya? [Pramoedya Ananta Toer]
  • Seperti halnya padi, semakin banyak isinya, harusnya semakin merunduk. Bukan semakin mendongak dan tak puas. [Pramoedya Ananta Toer]
  • Buat apa berbangga hati bawa kendaraan pribadi, nongkrong di kafe fancy, jalan-jalan ke luar negeri, kalau semua bukan hasil keringat sendiri. [Pramoedya Ananta Toer]
  • Percaya dengan semua orang memang tak baik, tapi setidaknya ada salah satu orang yang kamu percaya sebagai sahabat baik. [Pramoedya Ananta Toer]
  • Jangan dulu bangga bisa bahasa asing, sementara bahasa ibumu sendiri kamu tak benar-benar memahaminya. [Pramoedya Ananta Toer]
  • Dengan ilmu pengetahuan modern, binatang buas akan menjadi lebih buas, dan manusia keji akan semakin keji. Tapi jangan dilupakan, dengan ilmu-pengetahuan modern binatang-binatang yang sebuas-buasnya juga bisa ditundukkan. [Pramoedya Ananta Toer]
  • Kalian boleh maju dalam pelajaran, mungkin mencapai deretan gelar kesarjanaan apa saja, tapi tanpa mencintai sastra, kalian tinggal hanya hewan yang pandai. [Pramoedya Ananta Toer]
  • Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian. [Pramoedya Ananta Toer]
  • Kesalahan orang-orang pandai ialah menganggap yang lain bodoh, dan kesalahan orang-orang bodoh ialah menganggap orang lain pandai. [Pramoedya Ananta Toer]
  • Seorang terpelajar harus juga belajar berlaku adil sudah sejak dalam pikiran, apalagi perbuatan. [Pramoedya Ananta Toer]
Iklan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: