Mukesh Ambani


Predikat orang terkaya di Asia baru saja diraih Mukesh Ambani. Pengusaha asal India ini mengalahkan Ma Huateng dengan total kekayaan mencapai US$ 42,1 miliar. Sebagian besar kekayaannya datang dari sahamnya di perusahaan Reliance Industry.
Kenaikan harta Ambani dipicu melonjaknya nilai saham perusahaan yang dipimpinnya. Miliarder 60 tahun ini memiliki saham sebesar 1,22 persen di Reliance Industry.
Mukesh Ambani lahir tanggal 19 April 1957 di Aden, Yaman. Dia memiliki dua saudara perempuan, Dipti Salgaoncar dan Nina Kothari serta satu adik laki-laki, Anil Ambani. Ayahnya, Dhirubhai Ambani tadinya bekerja di sebuah perusahaan di Yaman sebelum akhirnya pindah ke Mumbai tahun 1958.
Sang Ayah kemudian membangun bisnis di bidang jual beli rempah-rempah. Kemudian, Dhirubhai beralih ke bisnis tekstil yang kemudian tumbuh menjadi bisnis yang sukses dan besar.
Mukesh bersekolah di Hill Grange High School, Mumbai bersama adiknya. Kemudian, ia berkuliah di Institute Of Chemical Technology, Matunga dan mendapat gelar sarjana di jurusan Teknik Kimia.
Setelah itu, ia kuliah di Standford University dan mendapat gelar Masters in Business Administration (MBA). Lulus kuliah S2, Mukesh kemudian membantu ayahnya mengembangkan Reliance Industries.
Tahun 1981, Mukesh resmi bergabung di Reliance Industries dengan ayahnya. Mukesh bergabung sebagai penggagas integrasi dari tekstil ke serat polyester hingga kemudian ke hasil olahan minyak bumi. Di tangan Mukesh, banyak mengalami kemajuan.
Ayah Mukesh Ambani meninggal dunia pada 2002. Perusahaan pun diwariskan pada Mukesh dan adiknya, Anil. Saat menjabat sebagai pemimpin, Mukesh membuat perusahaan berkembang pesat. Reliance Industries pun ikut bergerak di sektor gas dan pertambangan.
Meski memiliki harta melimpah, miliarder satu ini ternyata suka terlibat dalam acara sosial. Tahun 2016 lalu, Ambani menggelontorkan dana US$ 20 miliar atau setara dengan Rp 263 triliun (kurs 1 US$ = Rp 13.157) untuk memberikan internet kepada ratusan juta orang.
Warga India tengah merayakan kehadiran provider Reliance Jio milik Ambani, yang akan memberikan koneksi internet cepat dengan harga yang sangat murah.
Sang istri, Nita Ambani terlibat di sejumlah kegiatan amal dan proyek sosial. Bidang yang paling sering digeluti, antara lain bidang penanganan bencana, pendidikan, dan manajemen sumber daya manusia.
Secara keseluruhan, Mukesh Ambani duduk di peringkat nomor 14 orang terkaya di dunia. Perusahaan yang dipimpinnya menduduki peringkat teratas di daftar perusahaan paling bernilai di India.
Jika dibandingkan, kekayaan Mukesh Ambani setara dengan PDB negara pecahan Uni Soviet, Azerbaijan.
Berikut kata-kata mutiara Mukesh Ambani, orang terkaya di India.

  • “Layanan broadband dan digital tidak lagi menjadi barang mewah – komoditas langka – untuk dibagikan di antara beberapa orang istimewa.” [Mukesh Ambani]
  • “Masa kecil kita sama sekali berbeda. Saya kira saat Anda ditinggalkan sendirian; Anda menemukan potensi sejati Anda. Saya ingat ayah saya tidak pernah datang ke sekolah kami sekali pun. Meski begitu, dia sangat tertarik dengan perkembangan kami selama ini dimana dia melakukan beberapa hal menakjubkan.” [Mukesh Ambani]
  • “Basmi para pengkritik dan orang-orang sinis.” [Mukesh Ambani]
  • “Bisnis harus melayani tujuan sosial yang lebih besar.” [Mukesh Ambani]
  • “Penting untuk diingat, tidak ada kesuksesan dalam semalam. Anda harus berdedikasi, berpikiran tunggal, dan tidak ada yang menggantikan kerja keras.” [Mukesh Ambani]
  • “Intinya, siapa pun yang sukses, siapapun yang akan melakukan hal-hal yang membuat perbedaan, dia akan dibicarakan.” [Mukesh Ambani]
  • “Saya pribadi berpikir bahwa uang bisa berguna sangat sedikit. Dan inilah pengalaman saya di seluruh dunia.” [Mukesh Ambani]
  • “Saya pikir keyakinan dasar kita adalah bahwa bagi kita pertumbuhan adalah cara hidup dan kita harus tumbuh setiap saat.” [Mukesh Ambani]
  • “Penting untuk mencapai tujuan kita, tapi tidak dengan biaya sepeserpun.” [Mukesh Ambani]
  • “Hubungan dan kepercayaan. Ini adalah fondasi kehidupan.” [Mukesh Ambani]
  • “Saya tidak berpikir ambisi itu seharusnya tidak masuk dalam kamus pengusaha. Tapi ambisi kita harus realistis. Anda harus menyadari bahwa Anda tidak dapat melakukan semuanya.” [Mukesh Ambani]
  • “Saya telah berubah menjadi penggemar alam yang besar. Saya bisa menghasilkan lebih dari hari ini. Pengaruh masa kecil telah membentuk saya menjadi seperti sekarang ini.” [Mukesh Ambani]
  • “Kita semua pasti akan selalu berjuang terus-menerus, karena kita tidak pernah mendapatkan apa yang kita inginkan. Hal penting yang telah saya pelajari adalah bagaimana Anda tidak menyerah, karena Anda tidak pernah berhasil dalam usaha pertama.” [Mukesh Ambani]
  • “Anda harus mengelola uang. Terutama dengan ekonomi pasar. Anda mungkin memiliki produk hebat, tapi kalau Anda tidak mengelola uang, Anda akan berakhir.” [Mukesh Ambani]
  • “Arsitektur organisasi benar-benar seperti kelabang berjalan dengan seratus kaki, dan satu atau dua kaki tidaklah penting. Jadi, jika saya kehilangan satu atau dua kaki, prosesnya akan terus berlanjut, organisasi akan terus berjalan, pertumbuhan akan terus berlanjut.” [Mukesh Ambani]
  • “Bagian ketiga yang berjalan pada saat itu, terlepas dari akademisi dan halangan yang menyenangkan, adalah bahwa ayah saya berbagi hasratnya dengan saya untuk bisnis dan bentuk kewirausahaan ​​sejak dini. Bahkan ketika saya masih di SMA, saya sering menghabiskan waktu berjam-jam di kantor pada akhir pekan.” [Mukesh Ambani]
  • “Hari ini saya melihat satu miliar orang sebagai satu miliar konsumen potensial, sebuah kesempatan untuk menghasilkan nilai bagi mereka dan untuk membuat keuntungan kembali bagi diri saya sendiri.” [Mukesh Ambani]
  • “Menarilah dengan musik Anda sendiri dan ambil beberapa risiko dalam hidup, karena biasanya para pengambil risikolah yang mengubah jalannya sejarah, dan (mereka) berkontribusi pada kesejahteraan jutaan nyawa.” [Mukesh Ambani]
  • “Mimpi Mahatma Gandhi tentang kemandirian dapat dicapai dengan memanfaatkan Internet dan teknologi.” [Mukesh Ambani]
  • “Pandangan saya adalah memberi setiap orang ruang untuk tumbuh dengan caranya sendiri. Bila Anda melihat restrukturisasi atau perpisahan di sebuah keluarga [perusahaan], nilainya hampir selalu dihancurkan. Ini adalah kasus pertama dimana nilai telah ditingkatkan. Dengan cara itu, kasus tersebut telah berakhir dengan saling menguntungkan.” [Mukesh Ambani]
  • “Semua orang memiliki kesempatan yang sama dan saya pikir hal itu benar untuk segalanya.” [Mukesh Ambani]
  • “Setiap bisnis yang memiliki jiwa menghasilkan uang yang tidak layak dilakukan.” [Mukesh Ambani]
  • “Isi tahun-tahun dan pikiran Anda dengan melodi optimisme.” [Mukesh Ambani]
  • “China dan India akan, secara terpisah dan bersama-sama, melepaskan ledakan permintaan.” [Mukesh Ambani]
  • “Jadi, ini adalah empat komponen yang saya dapatkan – kekakuan akademis yang saya tinggalkan untuk diri saya sendiri, Mahendrabhai, hasrat ayah saya untuk menciptakan ketergantungan dan bagian terakhir itu adalah hubungan mendalamnya dengan keluarga.” [Mukesh Ambani]
Click Here to Leave a Comment Below 0 comments

Leave a Reply: