Jamil Azzaini


Inspirator Sukses Mulia. Julukan itu muncul didasari oleh kepiawaian Jamil Azzaini mendorong orang untuk selalu meraih kehidupan terbaik: Sukses Mulia.
Dalam diri sosok Jamil Azzaini mengalir bakat alami sebagai trainer, pebisnis, penulis, pengkader trainer & entrepreneur serta penggerak kepedulian masyarakat.
Di Indonesia, sejak ia terjun kedunia training banyak sekali perusahaan yang telah mengundangnya.
Berikut adalah sembilan kutipan bijak Jamil Azzaini.

  • Kita memang bukan Malaikat tetapi hindarilah untuk sengaja berbuat maksiat. [Jamil Azzaini]
  • Berbuatlah karena kita tahu ilmunya, bukan ikut-ikutan karena kitalah yang harus bertanggungjawab kelak. [Jamil Azzaini]
  • Jangan sepelekan kesalahan kecil, karena akan membuatmu terserat ke kesalahan besar. [Jamil Azzaini]
  • Setiap kita punya jatah gagal, habiskanlah selagi masih muda dan punya energi. [Jamil Azzaini]
  • Gagal itu menambah ilmu bila kau bisa mengambil hikmah, gagal sesungguhnya bila kau gagal mengambil pelajaran. [Jamil Azzaini]
  • Teman-temanmu menentukan siapa dirimu, bergaulah dengan orang-orang yang positif, produktif & kontributif. [Jamil Azzaini]
  • Merendahkan orang lain saat kau tinggi, akan membuat kau berjalan dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. [Jamil Azzaini]
  • Diam itu lebih baik daripada mengomentari negatif orang yang berbuat baik. [Jamil Azzaini]
  • Bersyukur nikmat ditambah, bersabar musibah berbuah hikmah. [Jamil Azzaini]
  • Kita perlu banyak belajar membedakan antara kritik dan menghina. Keduanya sungguh berbeda. [Jamil Azzaini]
  • Semoga kotak suara tidak membuat kita terkotak-katak. Bersinergi adalah kunci kemajuan suatu negeri. [Jamil Azzaini]
  • Kebaikan kecil bisa berdampak besar. Mari perbanyak kebaikan meski terlihat kecil. [Jamil Azzaini]
  • Biasakan sebelum tidur, mensyukuri semua nikmat yang diperoleh hari ini. [Jamil Azzaini]
  • Saling caci maki tak akan menyelesaikan masalah justeru menambah masalah. [Jamil Azzaini]
  • Tindakan dan ucapan selaraskan bila ingin hidup nyaman, tidak banyak beban yang kita ciptakan sendiri. [Jamil Azzaini]
  • Yang terlihat lebih mudah dipahami daripada yang terucap. [Jamil Azzaini]
  • Dunia menjadi semakin indah bila kita saling membantu dan berbagi. [Jamil Azzaini]
  • Pimpin dirimu sebelum memimpin orang lain. Ambil tanggungjawab, jangan terbiasa menyalahkan orang lain. [Jamil Azzaini]
  • Rencana tanpa eksekusi itu membuang-buang energi. Memiliki rencana itu penting, eksekusi jauh lebih penting. [Jamil Azzaini]
  • Orang yang berharga mahal itu karena ia telah melewati berbagai kegagalan dan kesalahan. Jangan takut berinovasi apabila hargamu ingin semakin tinggi. [Jamil Azzaini]
  • Di era yang serba cepat saat ini, pemimpin justeru perlu meningkatkan kesabaran karena dibalik kesabaran ada pertolongan. [Jamil Azzaini]
  • Perusahaan yang hanya fokus pada keahlian teknis karyawannya dan pencapaian angka-angka tetapi mengabaikan penanaman value, kehancurannya tinggal menunggu waktu. [Jamil Azzaini]
  • Apabila seorang pemimpin lebih sering: Memerintah, Marah, dan Menghakimi, sudah saatnya dia dipensiunkan. Ganti dengan yang mau: Mendengar, Menggali Solusi, dan Memberi Feedback. [Jamil Azzaini]
  • Leader yang tidak mau mengakui kesalahannya akan melahirkan kesalahan yang lebih besar. [Jamil Azzaini]
  • Ukuran kualitas seseorang ditentukan saat menghadapi tantangan dan perselisihan bukan saat situasi dan kondisi nyaman dan tenang. [Jamil Azzaini]
  • Tidak semua hal harus Anda lakukan. Tetapkan prioritas dan pilihlah yang paling penting. Inilah yang mengantarkan Anda menjadi orang yang berkelas sekaligus orang penting. [Jamil Azzaini]
  • Tguas pemimpin adalah membuat pertanyaan yang memberdayakan dan mendorong anggota tim untuk mencari jawabannya. [Jamil Azzaini]
  • Asahlah terus Leadership Anda untuk memperluas pengaruh. Perbesar terus bisnis Anda untuk memperluas Relasi. [Jamil Azzaini]
  • Pemimpin hebat itu melejitkan kinerja institusi yang dipimpinnya dengan cara mengembangkan orang-orang di dalamnya. [Jamil Azzaini]
  • Cara paling cepat mendidik anggota tim adalah dengan memberinya tanggungjawab yang menantang. [Jamil Azzaini]
  • Bekerjalah bukan karena Job Description dan Key Performance Indicator (KPI) tetapi karena panggilan jiwa. [Jamil Azzaini]