Ciputra

Selama ini orang lebih mengenal Ciputra sebagai salah satu konglomerat dan maestro pengembang paling disegani di Indonesia. Dia juga dikenal sebagai sosok dibalik tiga korporasi properti raksasa, PT Pembangunan Jaya (1961), PT Metropolitan Development (1970), dan Ciputra Group (1981).

Namun, siapa sangka transformasi seorang Tjie Tjin Hoan menjadi pengusaha sukses bernama Ciputra itu dilalui dengan jalan terjal dan perjuangan yang luar biasa berat.

Ciputra atau yang akrab dipanggil Pak Ci terlahir di tengah keluarga sederhana. Dia mengaku tidak bisa meninggalkan luka batin yang dia alami selama masa kecilnya. Namun, luka itulah yang menjadi pembakar semangatnya untuk melawan keadaan.

Ayah Pak Ci diculik polisi Jepang, sampai saat ini dia tidak tahu bagaimana nasib ayahnya. Di usia yang sangat muda, dia harus menghidupi keluarganya. Seringkali dia bertelanjang kaki untuk berburu ke hutan atau membantu kawannya membeli kacang untuk mendapat uang saku tambahan.

Karena hidup di tengah kondisi serba keterbatasan, Pak Ci dan keluarganya kerap menelan hinaan dari orang lain. Namun, dia berhasil membuktikan diri sebagai pria yang bermartabat dengan berupaya menimba ilmu arsitektur di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Saat masih menjadi mahasiswa, dia sudah berjuang mendirikan CV Daya Cipta yang sekarang menjadi PT Perentjana Djaja. Pada 1961, gebrakan besarnya dimulai dengan menggawangi PT Pembangunan Jaya.

Dengan memanfaatkan modal awal yang hanya bernilai Rp10 juta, pria kelahiran Parigi, Sulawesi Tengah itu lantas berhasil mengembangkan usahanya PT Ciputra Development dengan total aset mencapai Rp32 triliun.

Saat ini Ciputra Group menjadi salah satu perusahaan yang paling aktif mendorong program kewirausahaan di Indonesia. Secara jeli Ciputra melihat Indonesia masih membutuhkan begitu banyak pelaku wirausaha untuk memacu pertumbuhan ekonomi.

Berikut kata-kata inspirasi dari Ciputra, Sang maestro real estate Indonesia.

  • Saya hanya memiliki tenaga yang digerakkan oleh cita-cita dan mimpi. [Ciputra]
  • Inovasi yang berkelanjutan adalah kunci keberhasilan pembangunan dan generasi muda adalah penggeraknya. Kewirausahaan dapat menjadi solusi persoalan sosial terkait korupsi dan pengangguran karena berpeluang menciptakan lapangan pekerjaan. [Ciputra]
  • Pengusaha itu mengubah sampah menjadi emas. [Ciputra]
  • Jangan pernah menyerah dan mengasihani diri sendiri. [Ciputra]
  • Berpikir dan bertindaklah kreatif dan memanfatkan kesempatan yang ada. [Ciputra]
  • Beranilah memulai usaha segera. Mendirikan bisnis pada saat kuliah adalah hal yang harus diapresiasi, karena tidak semua mahasiswa berani menjalankan bisnis pada saat kuliah. [Ciputra]
  • Modal utama membangun sebuah properti bukan dana, tetapi otak. [Ciputra]
  • Visi ada pada urutan pertama dan utama dalam bisnis properti. Karena visi adalah guidance (pedoman). [Ciputra]
  • Saya selalu memilih investasi ketika bisnis properti baru mulai berkembang karena tingkat persaingan masih rendah dan nilai investasi masih minim. [Ciputra]
  • Mampu bertahan dalam ketidakpastian adalah salah satu syarat berkecimpung dalam bisnis properti. [Ciputra]
  • Sepuluh doktrin dalam bisnis properti, yaitu lokasi dan akses, tema dan master plan, fasilitas, kualitas, lingkungan, layanan, gaya hidup, partisipasi, janji, dan pertambahan nilai. [Ciputra]
  • Dalam bisnis properti, Anda harus menjadi pemasar yang tangguh. [Ciputra]
  • Seorang entrepreneur adalah seseorang yang inovatif dan mampu mewujudkan cita-cita kreatifnya oleh karena itu seorang entrepreneur akan mengubah padang ilalang jadi kota baru, pembuangan sampah menjadi resort yang indah, kawasan kumuh menjadi pencakar langit tempat ribuan orang bekerja. [Ciputra]
  • Bangsa yang maju adalah bangsa yang kreatif. [Ciputra]
Click Here to Leave a Comment Below 0 comments

Leave a Reply: