Cinta Sejati

Seorang laki-laki yang sudah lanjut usia mengganti perban lukanya di rumah sakit.

Ia terlihat terburu-buru karena ia tak ingin melewatkan waktu sarapan bersama istrinya yang dirawat di panti jompo yang saat ini sedang menderita alzheimer.

Meski istrinya tak bisa megenalinya namun ia tetap setia merawatnya dengan setulus hati.

Cinta sejati bukanlah diukur berdasarkan kondisi fisik seseorang atau tentang romantis atau tidak.

Cinta sejati yang sesungguhnya akan muncul dengan sendirinya selalu menemani dan menghadapi setiap ujian hidup secara bersama-sama.

Dari sinilah akan timbul rasa cinta yang mendalam.

Cinta sejati pada dasarnya harus menerima semua kondisi dan situasi dari orang yang kita sayangi dan cintai, bahkan jika itu sulit ia tetap selalu mendampinginya.

Setiap orang akan merasa bahagia mana kala mereka dapat memanfaatkan dan membuat sesuatu yang terbaik dari apa yang dimiliki olehnya. Sebaliknya bagi mereka yang ingin memiliki yang terbaik maka ia tak akan dapat merasakan kebahagiaan.

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments

Leave a Reply: