Balas Budi

Setelah memakan mangsanya, seekor singa besar jatuh tertidur. Ketika ia sedang terlelap dalam mimpi, ia merasa ada sesuatu yang mengganggu di bulu tengkuknya.

Dengan jengkel, ia menangkap binatang kecil itu. Ternyata seekor tikus.

“Mengapa kamu menggangguku. Apa yang kau cari disini!” geram singa itu.

“Oh, maafkan aku, tuanku. Kiraku jerami. Aku sedang mencari jerami untuk membuat sarang. Lepaskan aku, tuan!”

Beberapa hari kemudian, datanglah beberapa pemburu sedang mencari singa untuk dimasukkan ke dalam kebun binatang.

Mereka melihat jejak-jejak singa besar. Lalu memasang jerat. Akhirnya, singa itu terperangkap oleh jerat.

Si raja hutan itu mengaum marah sampai rimba bergetar karena geramnya. Ia mengaum bagaikan halilintar.

Tikus, binatang kecil itu mendengarnya. Katanya, “Aku kenal suara itu.”

Ia berlari kencang ke arah suara itu. Ia melihat raja hutan terjerat dalam jala dan sedang ditarik.

“Tenanglah, saya akan memutuskan tali-tali jerat itu,” kata tikus kecil itu pelan.

Dengan cepat ia mulai menggerogoti tali-tali dan akhirnya singa bisa melarikan diri.

Seekor tikus pun tahu balas budi, dan mampu membebaskan seekor singa.

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments

Leave a Reply: