Jodoh Sudah Ada yang Mengatur

Fandi dan Arum pertama kali bertemu saat keduanya masih berusia belasan tahun.

Fandi, yang saat itu berusia 18 tahun, pergi berlibur ke Desa Appledore di mana Arum tinggal.

Pertemuan pertama itu tidak begitu menarik hati Arum. Namun setahun kemudian, Fandi yang telah bergabung menjadi tentara kembali berlibur ke desa tersebut dan berhasil menarik hati Arum.

Karena sama-sama saling menyukai, Fandi dan Arum kemudian menjalin hubungan cinta.

Meskipun masih sangat muda, keduanya menjalani hubungan tersebut dengan serius. Bahkan, Arum berkeinginan untuk menikahi Fandi suatu hari nanti.

Hingga pada suatu hari, pasangan asal Inggris ini harus berpisah karena Arum ditugaskan menjadi perawat militer di Angkatan Udara Inggris di South Wales.

Fandi, yang merupakan seorang tentara, pun harus kembali bertugas karena adanya Perang Dunia ke-II.

Meskipun sedang dalam suasana perang, keduanya tetap menjaga komunikasi melalui surat.

Dalam salah satu surat tersebut, Fandi menulis lamaran dan ingin segera menikahi Arum.

Selama dua tahun Arum menunggu, tapi Fandi tak kunjung datang.

Dia akhirnya memutuskan untuk menikah dengan seorang laki-laki bernama Bobby dan pindah ke New Zealand.

Fandi yang mengetahui hal tersebut kemudian menikah dengan Amelia dan tinggal di Somerset.

Setelah puluhan tahun berlalu dan pasangan masing-masing telah meninggal dunia, Fandi dan Arum kembali bertemu.

Untuk meneruskan cerita lama yang sempat terpendam, Fandi yang sudah berusia 89 tahun mantap menikahi Arum yang berusia 87 tahun.

Keduanya menikah di sebuah gereja kecil di Somerset.

Akhirnya, Arum dapat mewujudkan keinginannya untuk menikahi pria yang sangat dicintainya, meskipun dia harus menunggu puluhan tahun lamanya.

Jodoh sudah ada yang mengatur maka tidak ada yang bisa mengubahnya. Seperti yang terjadi pada Fandi dan Arum di mana mereka mengalami ujian cinta yang berat hingga harus terpisah dan menjalani kehidupan masing-masing.

Setelah sekian puluh tahun, akhirnya mereka dipertemukan kembali dan bisa menyambung tali cinta yang telah putus. Walaupun mereka bersatu untuk kedua kalinya dalam keadaan yang sudah tidak muda lagi, hal tersebut tidak mengurangi suka cita karena akhirnya dapat bersama-sama kembali.

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments

Leave a Reply: