Bunga Kesayangan Ibu

Ibu hendak pergi ke rumah nenek selama dua hari. Maka, ibu menitipkan bunga mawarnya kepada Rumi, putrinya. Dengan bersemangat, Rumi merawat bunga-bunga mawar milik sang bunda hingga ia tak menyadari bahwa vas bunga itu tersenggol.

Semua bunga yang tersusun pada vas itu menjadi berantakan dan bunganya menjadi rusak. Rumi sangat ketakutan, namun tak bisa melakukan banyak hal selain menunggu ibunya pulang dan mengakui kesalahannya.

Ketika ibunya pulang, Rumi langsung mengatakan yang sejujurnya, “Ibu, maafkan Rumi. Vas bunganya tersenggol dan bunga kesayangan ibu menjadi rusak.”
Ibu tersenyum. Rumi terkejut, “Mengapa ibu tidak marah..?”

“Bunga-bunga itu memang kesayangan ibu. Bunga ibu tanam untuk memberikan keindahan dan bukan untuk marah.”

Terkadang kita akan mengeluarkan emosi ketika kita dapati hal terbaik dalam diri kita terusik. Kita menjadi marah dan melukai banyak orang. Sadarkah kita bahwa kita dianugerahi anak-anak bukan untuk menjadi sasaran kemarahan? Demikian juga suami, istri dan sahabat.

Mereka ada bagi kita untuk membuat hidup kita bahagia sehingga tak layak bagi kita untuk menjadikannya pelampiasan emosi. Sayangi mereka sama seperti Sang Maha Kuasa menyayangi kita. Mereka adalah keindahan yang diberikanNYA.

Janganlah lekas-lekas marah atau memendam amarah dalam hati.

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments
Where's My Humvee? - August 7, 2015

Insya Allah selalu sayangi ibu

Reply
kedaisepatuku.com - August 8, 2015

Sangat menyentuh Dan ikut terharu membaca artikel ini
Smoga kita semua jadi anak yang berbakti kepda orang tua
Amiin

Reply
Pokemon - August 9, 2015

Jadi ingat sama ibu… Sosok yang penyayang

Reply
nia oktavia - August 29, 2015

kangen bunda jadi nya

Reply
anes sulastri - September 3, 2015

luar biasa cerita diatas, mengingatkan saya untuk tidak mudah marah. ibu …ibu..ibu…

Reply
Dita Tirza - September 13, 2015

siip

Reply
Elzhull - September 14, 2015

Luar biasa

Reply
Eli isnawati - September 30, 2015

Ibu ku ,kasih sayangku.
Kewibawaan mu akan ada sampe sepanjang hayat

Reply
sulaeman syamsuddin - October 5, 2015

teringat ibu yg sdh 17 tahun mninggal kan sya,ibu hadir lah dlm mimpiku aq rindu banget

Reply
Tanty Surin - November 17, 2015

Beautiful..

Reply
rifaalsyarifyaallah123 - November 24, 2015

izin copas

Reply
Video Inspirasi - December 29, 2015

Inspirasi sekali…mantabb

Reply
hilmi 25 - December 29, 2016

jadi sedih bacanya gan tapi bagus bgt bisa menyentuh gan ..boleh kah saya meminta agar anda mengunjungi web saya jga saya mash belajar bkin kata katanya hhe

Reply

Leave a Reply: