Bunga Kesayangan Ibu


Bunga Kesayangan Ibu

Ibu hendak pergi ke rumah nenek selama dua hari. Maka, ibu menitipkan bunga mawarnya kepada Rumi, putrinya. Dengan bersemangat, Rumi merawat bunga-bunga mawar milik sang bunda hingga ia tak menyadari bahwa vas bunga itu tersenggol.

Semua bunga yang tersusun pada vas itu menjadi berantakan dan bunganya menjadi rusak. Rumi sangat ketakutan, namun tak bisa melakukan banyak hal selain menunggu ibunya pulang dan mengakui kesalahannya.

Ketika ibunya pulang, Rumi langsung mengatakan yang sejujurnya, “Ibu, maafkan Rumi. Vas bunganya tersenggol dan bunga kesayangan ibu menjadi rusak.”

Ibu tersenyum. Rumi terkejut, “Mengapa ibu tidak marah..?”

“Bunga-bunga itu memang kesayangan ibu. Bunga ibu tanam untuk memberikan keindahan dan bukan untuk marah.”

Terkadang kita akan mengeluarkan emosi ketika kita dapati hal terbaik dalam diri kita terusik. Kita menjadi marah dan melukai banyak orang. Sadarkah kita bahwa kita dianugerahi anak-anak bukan untuk menjadi sasaran kemarahan? Demikian juga suami, istri dan sahabat.

Mereka ada bagi kita untuk membuat hidup kita bahagia sehingga tak layak bagi kita untuk menjadikannya pelampiasan emosi. Sayangi mereka sama seperti Sang Maha Kuasa menyayangi kita. Mereka adalah keindahan yang diberikanNYA.

Janganlah lekas-lekas marah atau memendam amarah dalam hati.

 

Iklan

13 Balasan ke Bunga Kesayangan Ibu

  1. Where's My Humvee? mengatakan:

    Insya Allah selalu sayangi ibu

  2. kedaisepatuku.com mengatakan:

    Sangat menyentuh Dan ikut terharu membaca artikel ini
    Smoga kita semua jadi anak yang berbakti kepda orang tua
    Amiin

  3. Pokemon mengatakan:

    Jadi ingat sama ibu… Sosok yang penyayang

  4. nia oktavia mengatakan:

    kangen bunda jadi nya

  5. anes sulastri mengatakan:

    luar biasa cerita diatas, mengingatkan saya untuk tidak mudah marah. ibu …ibu..ibu…

  6. Dita Tirza mengatakan:

    siip

  7. Eli isnawati mengatakan:

    Ibu ku ,kasih sayangku.

    Kewibawaan mu akan ada sampe sepanjang hayat

  8. sulaeman syamsuddin mengatakan:

    teringat ibu yg sdh 17 tahun mninggal kan sya,ibu hadir lah dlm mimpiku aq rindu banget

  9. Tanty Surin mengatakan:

    Beautiful..

  10. Video Inspirasi mengatakan:

    Inspirasi sekali…mantabb

  11. hilmi 25 mengatakan:

    jadi sedih bacanya gan tapi bagus bgt bisa menyentuh gan ..boleh kah saya meminta agar anda mengunjungi web saya jga saya mash belajar bkin kata katanya hhe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: