Elang Yang Tinggal Bersama Ayam

Alkisah, di sebuah lereng gunung yang curam, ada sebuah sarang elang yang berisikan empat telur elang ukuran besar.

Satu hari, gempa bumi telah menguncang gunung itu menyebabkan salah satu dari telur itu jatuh ke kandang ayam yang berada di lembah di bawah lereng itu.

Ayam-ayam pun tahu bahwa mereka harus melindungi telur elang itu. Kemudian, telur elang pun menetas dan seekor elang yang cantik pun terlahir.

Sebagai ayam, ayam-ayam itu pun membesarkan elang sebagai seekor ayam.

Sang elang pun sangat menyukai tempat tinggal dan keuarganya itu, namun sepertinya ia merasa ada semangat untuk berteriak lebih keras dari sekedar jiwa ayam.

Hingga pada suatu hari, elang itu pun menatap langit dan melihat sekelompok elang-elang hebat terbang tingi melayang-layang.

“Oh…” teriak sang elang. “Andai saja aku bisa terbang tinggi seperti burung-burung itu.”

Ayam-ayam itu pun terkekeh, “Kau tidak bisa terbang tinggi seperti mereka. Kau adalah seeokor ayam dan ayam tidak bisa terbang.”

Elang ini pun terus menatap keluarganya yang sesungguhnya di angkasa sana, bermimpi mengkhayalkan ia bisa seperti mereka.

Setiap kali elang itu membicarakan tentang impian-impiannya, ia selalu diberitahu bahwa ia tidak akan bisa melakukannya.

Dan itulah apa yang elang itu pelajari untuk diyakini. Seiring waktu, elang itu pun berhenti bermimpi dan kembali menjalani hidupnya sebagai ayam.

Akhirnya, setelah hidup lama sebagai seekor ayam, elang itu pun meninggal.

Anda bisa menjadi apa yang Anda yakini. Jika Anda pernah bermimpi menjadi elang, ikuti impian itu, jangan mengikuti apa kata ayam-ayam itu.
Rahasia memiliki kulit ketiak putih cantik halus dan mulus >> Shin Kurim.
Click Here to Leave a Comment Below 0 comments
Putri zakiyah - May 11, 2015

Lalu hikmah apa yang dapat kami di balik cerita itu gan. Termakasih.

Reply
    Chealsea1234 - May 23, 2015

    hikmahnya itu yah, padahal dia itu kan elang yah tapi dengan dia mendengarkan perkataan ayam yg ada di sekitarnya itu membuat dia menyerah. sama aja kita kan dilahirkan sebagai pemenang jika kita mendengarkan kata orang lain kalau kita tidak bisa melakukannya dan kita mendengarkannya kita akan menjadi pecundang.
    intinya kamu harus percaya diri jangan mendengarkan hal hal yang negatif dari orang disekitar kamu, lakukanlah jika menurut kamu itu benar.

    Reply
salman alfarisi - May 15, 2015

motivasi yang bagus

Reply
ronnie astra - May 26, 2015

intinya jadilah dirimu sendiri dengan mengikuti intuisi hati raihlah impianmu berdasar keyakinan yang kuat jangan patah arang dengan menghiraukan kata orang.. semangatt

Reply
agus kuncoro - May 27, 2015

elangnya kukuruyuk juga nggak ?

Reply
LIMJUN - May 27, 2015

izin share ya admin, sangat inspiratif

Reply
LIMJUN - May 27, 2015

Copas juga boleh ya admin. terimakasih ..

Reply
rizqi - May 29, 2015

ijin copas admin
saya sertakan sumber

Reply
Ryust Cll Smile Dhafon - May 30, 2015

mksh bnyk y bro tas crtnx tu, mngkin dgn bgt, Qt bs brbh & mmbandingqn mn yg baik & mn yg buruk dr stiap p’kata’an orang

Reply
fendy - June 1, 2015

izin share mas

Reply
nuryanto - June 4, 2015

Izin Copas Yaa

Reply
AquariuZ Aquaristik - June 25, 2015

Lakukan apa yang menurut hati nuranimu pengen lakukan, jika di ujung jalan ternyata gagal, terimalah itu dengan lapang dada, sebagai bahan pelajaran hidup, bahwa kamu menemukan satu cara yang salah, sehingga akan menemukan satu jalan lain yang benar

Reply
yosep - August 2, 2015

cerita inspiratif

Reply
Jewaga Mulet - August 2, 2015

Good inspiration

Reply
ダヌ ウィラ - November 19, 2015

Jadi lah seorang yang tuli di suatu momen ,
jangan dengarkan orang2 yang menyembunyikan jati dirimu , memustahilkan impian mu , membuatmu sama dengan mereka .
Hidup ini harus berbeda sob , 🙂

Reply
intan - March 20, 2016

Ijin copas yaaa..

Reply
Yoyo - March 23, 2016

Kisah elang ini pernah aku baca, lama sebelumnya, di buku “Kesadaran” karya Anthony de Mello.

Reply

Leave a Reply: