Iklan
 

Jangan Remehkan Kebaikan Sekecil Apapun


Jangan Remehkan Kebaikan Sekecil Apapun

Ketika sore sepulang kerja seorang suami melihat isteri yang tertidur pulas karena kecapekan bekerja seharian di rumah. Sang suami mencium kening isterinya dan bertanya, ‘Bunda, udah shalat Ashar belum?’ Isterinya terbangun dengan hati berbunga-bunga menjawab pertanyaan suami, ‘sudah yah.’ Isterinya beranjak dari tempat tidur mengambil piring yang tertutup, sore itu isterinya memasak kesukaan sang suami.

‘Lihat nih, aku memasak khusus kesukaan ayah.’ Piring itu dibukanya, ada sepotong kepala ayam yang terhidang untuk dirinya.

Sang suami memakannya dengan lahap dan menghabiskan. Isterinya bertanya, ‘Ayah, kenapa suka makan kepala ayam padahal aku sama anak-anak paling tidak suka ama kepala ayam.’ Suaminya menjawab, ‘Itulah sebabnya karena kalian tidak suka maka ayah suka makan kepala ayam supaya isteriku dan anak-anakku mendapatkan bagian yang terenak.’

Mendengar jawaban sang suami, terlihat butir-butir mutiara mulai menuruni pipinya. Jawaban itu menyentak kesadarannya yang paling dalam. Tidak pernah dipikirkan olehnya ternyata sepotong kepala ayam begitu indahnya sebagai wujud kasih sayang yang tulus kecintaan suami terhadap dirinya dan anak-anak. ‘Makasih ya ayah atas cinta dan kasih sayangmu.’ ucap sang isteri. Suaminya menjawab dengan senyuman, pertanda kebahagiaan hadir didalam dirinya.

Kita seringkali mengabaikan sesuatu yang kecil yang dilakukan oleh sosok ayah kita, namun memiliki makna yang begitu besar, di dalamnya terdapat kasih sayang, cinta, pengorbanan dan tanggungjawab.

Semoga cerita diatas kita bisa mengambil hikmah dengan mencintai setulus hati ayah kita yang telah berkorban untuk anak dan isterinya.

Iklan

62 Responses to Jangan Remehkan Kebaikan Sekecil Apapun

  1. kebomandi berkata:

    wew, suami idaman 🙂

  2. Blogger Bahagia berkata:

    Sederhana, tapi membuat merinding terharu….

  3. Dhan berkata:

    Subhanallah!

  4. herbal kista berkata:

    karena sekecil apapun akan dicatat oleh malaikat

  5. Selly Ramayani berkata:

    hampiir meneteskan air mata saat membaca-a,,
    dimana seorang ayah sangat menyayangi keluarga-a dngan tulus.

    I LIKE IT 🙂

  6. mulya Dee berkata:

    Semoga Bapak – bapak pembaca bisa menjadi ayah seperti cerita itu

  7. Sri Waluyo berkata:

    Ijin share ya

  8. paarvati berkata:

    Jadi rindu sm ayah…

  9. paarvati berkata:

    Memotivasi aku untuk lebih mmperhatikan ayah…

  10. taufik berkata:

    menggambarkan suatu hal yang kecil, tetapi membawa pengaruh yang cukup untuk merubah prilaku seseorang dalam kesehariannya……siip…

  11. hotman berkata:

    Your is the Best

  12. RAHMAN berkata:

    Semoga semua oarang bisa melakukan hal seperti bapak” tadi

  13. iis berkata:

    terharu. suka bwngeet T_T

  14. agus berkata:

    terharu

  15. brando berkata:

    Keyen bgt

  16. mystico berkata:

    itulah yg dinamakan penngorbanan
    smoga crita tsb bisa menjadi pelajaran buat kita smua,khususnya bg anda yg sudah beristri

  17. kak say berkata:

    keren

  18. " .RGSICHTHUS. " berkata:

    Luar biasa

  19. dedek berkata:

    subhanallah

  20. ahmad nafis atoillah berkata:

    Mantappp, jadi teladan buat kita ortu

  21. Diet ala Artis (@KataDokterku) berkata:

    Aku rindu Bapakku….

  22. ririn kusuma berkata:

    Dan aku sudah mendapatkan suami idaman itu , betapa beruntungnya aku , alhamdulilah , terima kasih ya allah

  23. Winda Dyan berkata:

    mashaAllah,papaku juga kk ada lauk ayam dirumah selalu makan bagian kepalanya sm ekornya..karena gak ada yang mau makan bagian itu..jadi itu ya alasannya…

    hmmm.love u papaaaa…

  24. ahmadroyani berkata:

    subhanallah…
    ijin copas gan
    makasih

  25. mumut berkata:

    subhanallaah, saya terharu
    jadi kepingin pulang, untuk memeluk bapak. 😥

  26. septian jamiat berkata:

    ayah yang hebat 🙂

  27. Rahimon berkata:

    Terharu Banget

  28. yenz berkata:

    i love papa。。。

  29. Isma berkata:

    Cukup untuk motivasi

  30. carles manik berkata:

    bgus

  31. sariephiophio berkata:

    suami idaman pengen punya suami yang sabar

  32. kenthung berkata:

    Love you to winda

  33. Safnah Sazam Comunity berkata:

    jadi nyesel udah pernah kasar sama ayah ..maafiin aku yha yah !? 😥

  34. nurasyuura berkata:

    Sangat Terharu apa yang dikorbankan seorang ayah untuk istri dan anaknya…
    Romantis Banget..

  35. selma berkata:

    Keren abis itu ayah, tp masih adakah dizaman sekarang ayah yg seperti itu?

  36. Amino berkata:

    Patut dicontoh.

  37. irma berkata:

    i leke it, semoga da kisahnya saya aplikasikan dalam kehdupn saya sehari hari. maksh

  38. wiwi berkata:

    subhanallah, masih adakah leleki yang seperti itu?? pahala yang sangat besar buat suami seperti itu.

  39. okhem ank kampuk berkata:

    Mantaab , izin buat dibaca didepan kelas ..

  40. Wida lukita sari berkata:

    Wah jadi pengen punya ayah kaya gitu
    huhuhu

  41. katnoz berkata:

    sangat mengharukan,

  42. Rhendy Erianda berkata:

    untung sukanya gak makan kepala “Udang”…
    Bisa mati ketulangan tuh…
    HeHeHe…
    😀

  43. Mikhisya berkata:

    Andai kta stiap suami bgtu btapalh indah dunia ini,,,

  44. tito berkata:

    jd inget suami..beliau paling suka ujung sayap ayam… pdhal tak berdaging… tp kalau ada ayam utuh ya pahanya jg doyan… hehehe

  45. elokmoeiz berkata:

    Subhanallah… jadi inget alm bapak.. Izin share yaa… Makasih..

  46. febri juno berkata:

    jdi inget alm.bpak,,beliau g prnah mkan ssuat yg jd ksuk2nq
    slalu mw ngalah bwt q

  47. lintas resep berkata:

    hmmm..
    mantep suami idaman tu..

  48. Hasan berkata:

    ini beneran, tetapi kadang bapak gk mau terus terang kepada ibu

  49. Lady berkata:

    i love suamiku

  50. wandjsuperclub berkata:

    inspiratif banget ceritanya

  51. Doni Setyawan berkata:

    sungguh sangat menolong merefleksikan hidup
    salam

  52. Rahmad Hidayat berkata:

    boleh gx aku copy ceritanya ?

  53. Anitha Chan berkata:

    Sungguh menyentuh..it makes me cry..thank you

  54. Rere candrew berkata:

    Ijin copas yahh 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: