Palu Menghancurkan Kaca

Palu Menghancurkan Kaca, Tetapi Palu Membentuk Baja.

Apa makna dari pepatah kuno diatas?

Jika jiwa kita rapuh seperti kaca, maka ketika palu/masalah menghantam, kita akan mudah putus asa, frustasi, kecewa, marah, dan jadi remuk redam. Jika kita adalah kaca, maka kita juga rentan terhadap benturan. Kita mudah tersinggung, kecewa, marah, atau sakit hati saat kita berhubungan dengan orang lain. Sedikit benturan sudah lebih dari cukup untuk menghancurkan hubungan kita.

Jangan pernah jadi kaca, tapi jadilah baja. “Mental baja” adalah mental yang selalu positif, bahkan tetap bersyukur di saat masalah dan keadaan yang benar-benar sulit tengah menghimpitnya.

Mengapa demikian? Orang yang seperti ini selalu menganggap bahwa “masalah adalah proses kehidupan untuk membentuknya menjadi lebih baik”. Sepotong besi baja akan menjadi sebuah alat yang lebih berguna setelah lebih dulu diproses dan dibentuk dengan palu. Setiap pukulan memang menyakitkan, namun mereka yang bermental baja selalu menyadari bahwa itu baik untuk dirinya.

Jika hari ini kita sedang ditindas oleh masalah hidup, jangan pernah merespons dengan sikap yang keliru!

Jika kita adalah “baja”, kita akan selalu melihat palu yang menghantam kita sebagai sahabat yang akan membentuk kita. Sebaliknya jika kita “kaca” maka kita akan selalu melihat palu sebagai musuh yang akan menghancurkan kita.

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments
fyrnaz - May 9, 2013

Hebad sekaliii.terimaksih

Reply
andi setiawan - May 13, 2013

sangat inspiratif……..

Reply
afwan - May 15, 2013

Tapi kebanyakan hati tak mudah menjadi mental “Baja”

Reply
Za.Asnah - May 15, 2013

Tapi jika kita berusaha,insya Allah, Allah pasti akan merubah keadaan hati kita.

Reply
anto afian - May 20, 2013

Good

Reply
ratna sari - May 26, 2013

Hai

Reply
Tree - June 3, 2013

Ijin sharee yaa ka’ 🙂

Reply
    gareng - June 4, 2013

    oke bget

    Reply
be wafa - June 7, 2013

Trouble is a friend kk ..

Reply
Joe - June 18, 2013

Luar biasa…sangat menginpirasi

Reply
jeck agiant - July 6, 2013

aq like sx, sngat insviratif.

Reply
mulya Dee - July 17, 2013

Mengapa harus menjadi kaca atau baja ? Baja bisa rapuh dan korosi, Jadilah berlian yang tidak akan pernah dipalu tapi akan selalu ditunggu dan memberikan manfaat bagi orang lain

Reply
Riska agustini - July 26, 2013

Thanks kak.
Sngat isnpiratif. Tapi bener kata pengoment sebelumnya
susah kak merealisasikannya dlam duinia nyata.

Reply
    nia.bangetz@yahoo.com - July 29, 2013

    bgaimana cra untuk mnjadi hati “BAJA”

    Reply
khoirul - August 2, 2013

good men

Reply
    jo - August 20, 2013

    memang susah merealisasikannya dalam kenyataan,,akan tetapi kalau kita mau kita pasti bisa merubahnya…semua tergantung pada niat kita…

    Reply
aca - August 22, 2013

Wow

Reply
Buku Sukses Hidup - September 30, 2013

Cobaan merupakan palu pemukul “kaca harapan” namun juga bisa menjadi alat bantu “pembentuk impian”.

Reply
irma - October 27, 2013

stju bnget sama diatas. thaks

Reply
anna blitar - December 1, 2013

sipp…

Reply
andi - December 24, 2013

Masalah itu hadir pada setiap insan, Seorang yang ingin bermental baja HARUSLAH belajar dari kaca, pernah mengalami putus asa, kecewa, dan direndahkan.

Reply
Rimaa - July 20, 2014

ijin share yaa,..tulisannya bagus bgt

Reply
adiet - November 13, 2014

Kehidupan itu ibarat Rantai yg memiliki ruas yakni masalah.
Be positive laaah

Reply
vhin - January 7, 2017

Izin share yaa…

Reply

Leave a Reply: