Iklan
 

Dua Kantong yang Berbeda


Dua Kantong yang Berbeda

Alkisah, ada seseorang yang sangat menikmati kebahagiaan & ketenangan di dalam hidupnya. Orang tersebut mempunyai dua kantong. Pada kantong yang satu terdapat lubang di bawahnya, tapi pada kantong yang lainnya tidak terdapat lubang.

Segala sesuatu yang menyakitkan yang pernah didengarnya seperti makian & sindiran, ditulisnya di sebuah kertas, digulung kecil, kemudian dimasukkannya ke dalam kantong yang berlubang. Tetapi semua yang indah, benar, dan bermanfaat, ditulisnya di sebuah kertas kemudian dimasukkannya ke dalam kantong yang tidak ada lubangnya.

Pada malam hari, ia mengeluarkan semua yang ada di dalam saku yang tidak berlubang, membacanya, dan menikmati hal-hal indah yang sudah diperolehnya sepanjang hari itu. Kemudian ia merogoh kantong yang ada lubangnya, tetapi ia tidak menemukan apa pun. Maka ia pun tertawa dan tetap bersukacita karena tidak ada sesuatu yang dapat merusak hati dan jiwanya.

Teman2.. Itulah yang seharusnya kita lakukan. Menyimpan semua yang baik di “kantong yang tidak berlubang”, sehingga tidak satupun yang baik yang hilang dari hidup kita. Sebaliknya, simpanlah semua yang buruk di “kantong yang berlubang”. Maka yang buruk itu akan jatuh dan tidak perlu kita ingat lagi.

Namun sayang sekali.. masih banyak orang yang melakukan dengan terbalik! Mereka menyimpan semua yang baik di “kantong yang berlubang”, dan apa yang tidak baik di “kantong yang tidak berlubang” (alias memelihara pikiran-pikiran jahat dan segala sesuatu yang menyakitkan hati). Maka, jiwanya menjadi tertekan & tidak ada gairah dalam menjalani hidup.

Oleh karena itu, agar bisa menikmati kehidupan yang bahagia dan tenang: jangan menyimpan apa yang tidak baik di dalam hidup kita (tahukah Anda: sakit hati, iri hati, dendam, dan kemarahan juga bisa menyebabkan penyakit serius bahkan kematian). Mari mencoba, menyimpan hanya yang baik dan bermanfaat.

Golden Underarm Membuat kulit ketiak dan selangkangan menjadi lebih kencang, bersih dan halus. Klik GoldenUnderarm.org

Iklan

35 Responses to Dua Kantong yang Berbeda

  1. Kasyful Fahmi berkata:

    seperti kisah dua orang sahabat yang berjalan menyusuri pantai, dan saat segala sesuat yang menyakitinya ia tulils di pasir sedangkan yang membuatnya senang ia tuliskan di bukunya, dia menulisnya di pasir agar ombak menghapuskan segala yang membuatnya sakit..

  2. han berkata:

    mantep ni buat renungan..

  3. chyntiand berkata:

    Bagus sekali 🙂

  4. Ulin el naga berkata:

    Tips yang baik,
    smga aq bisa melakukan.

  5. fauzi bahroel berkata:

    sangat inspiratif,

    bahroel
    FEB UGM

  6. zaid aL tsabit berkata:

    berarti kita jangan sombong merasa mampu menyelesaikan segala masalah, ingat.. ALLOH STW yang maha segalanya kawan..

  7. zaid aL tsabit berkata:

    berarti kita jangan sombong merasa mampu menyelesaikan segala masalah, ingat.. ALLOH SWT yang maha segalanya kawan..

  8. djelantik bogol berkata:

    bagaimana kalau ke-2nya bolong, jadi semuanya berlalu, tinggal yang hari ini saja. pasti lebih baik.

  9. Salsaqifah berkata:

    Cerita yg bagus, sngt meng-inspirasi saya..

  10. ises berkata:

    saya mau mengomentari cerita”dua kantong yang berbeda”kadang keburukan, seperti sakit hati,membuat seseorang menjadih termotivasi untuk menjadi sukses

    • Hans berkata:

      Klo yg dipikirin cm sakit hati nya aja ya ga bakal bisa sukses lah. Tp klo sakit hatinya diganti dgn sabar n tegar itulah yg bikin sukses..

  11. aline berkata:

    Inspiratif

  12. NINA berkata:

    SUngguh sangat bagus cerita ini,,,shingga saya terinspirasi untuk membuang pengalaman yang bruk itu

  13. oksa berkata:

    ceritanya bagus banget, boleh izin copy – paste nggak?

  14. Nely berkata:

    Very good motivation..

  15. Ayumi berkata:

    like

  16. indra sembiring berkata:

    sangat seru sekali…

  17. yoga berkata:

    nice. bagus om

  18. fitri kurniasari berkata:

    nice…ijin share ya, tks

  19. misbah maulana berkata:

    sebelumnya sy mta 5f,. . .namun terkadang kita bisa mendapatkan kekuatan baru dari masalah tersebut, yg malahat bisa menjadi mesin terbaik utk menjalani hidup

    • Hans berkata:

      Ga setuju, kekuatan itu malah didapat ya dari perasaan positif, klo dg perasaan negatif menghadapi masalah ya ga bisa. Maka perasaan negatif hrs di ganti dlu dgn perasaan positif.

  20. Za.Asnah berkata:

    Berbuat baik itu perlu perjuangan…

  21. Ari wibowo berkata:

    ™sip(y) buat renungan,,,

  22. hasan berkata:

    sip dah.:) atas semua motivasinya

  23. Luthrix berkata:

    Tapi bagaimana kita bisa belajar dr pengalaman, jika semua tantangan yg tdk mulus, ditaruh di kantong yg berlubang

  24. mulya Dee berkata:

    Tidak semua yang jelek harus dibuang, ketika sukses menghampiri maka ingatlah sebelum kesuksesan itu didapat ada duka dan perjuangan perih yang dilakukan, dengan mengingat ini diharapkan semangat untuk maju akan terus berkobar

  25. kanglondo berkata:

    nice renungan …..

  26. attin berkata:

    ya bener banget, makasih

  27. Hans berkata:

    Memang semua perasaan negatif membuat kita mnjadi tambah negatif contoh klo kita dendam mka yg dilakukn adalah mnbalas, ga PD jadi minder, putus asa jadi bunuh diri. Yg hrs kita lakukan adalah bangkit dari itu semua dan mengantinya dengan perasaan yg positif, klo kita PD maka akn berani tampil, semangat maka mmpunyai energi, yakin bisa maka akan sukses…

  28. adiet berkata:

    Sebaiknya hal yg buruk2 itu harus d masukkan k kantong yg tdk berlubang juga ,itu supaya kita bisa belajar dan menjadikannya pengaalaman .

  29. Puspa Intan berkata:

    Min cerita ini karya siapa ya ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: