Iklan
 

Cara Alam Menghibur Kita


Cara Alam Menghibur Kita

Pernahkah kita mengalami ketika hujan deras mengguyur, kita lupa membawa payung. Lalu kita pun berbasah kuyup kedinginan. Namun, ketika kita siapkan jas hujan, justru panas dan terik datang membakar hari. Sebalkah?

Atau mungkin kita pernah terburu-buru mengejar waktu, tetapi perjalanan malah tersendat, seolah membiarkan kita terlambat. Namun, ketika kita ingin melaju dengan tenang, pengendara lain malah membunyikan klakson agar kita mempercepat langkah. Sebalkah?

Mengapa keadaan seringkali tidak bersahabat? Mereka seakan meledek, mengecoh, bahkan tertawa terbahak-bahak. Inikah yang disebut dengan “ketidakmujuran”?

Sadari saja, itu adalah cara alam menghibur kita. Itulah cara alam mengajak kita tersenyum, menertawakan diri kita sendiri, dan bergurau secara nyata.

Kejengkelan itu muncul dari karena kita tak mencoba bersahabat dengan keadaan. Kita hanya mementingkan diri sendiri.

Kita lupa bahwa jika toh keinginan kita tidak tercapai, tak ada salahnya kita menyambutnya dengan senyum, meski secara kecut, tak apalah 🙂

Iklan

75 Responses to Cara Alam Menghibur Kita

  1. simon berkata:

    like this

  2. @ris berkata:

    good post…., patut tuk direnungkan…
    Minta ijin ngopy gan…

  3. nauf berkata:

    Nice… thumb up…

  4. icha berkata:

    may i know you personally? 🙂

  5. angayomi berkata:

    positive thought!

  6. icad berkata:

    senyum kecut tak apalah 😉

  7. epha berkata:

    Yep TOl BnGt TuH. .
    ai Like iT. .

  8. heriqushaery berkata:

    i think so….
    i like it….
    natural it’s me…natural it’s ours

  9. Agoes Miran berkata:

    Cara Alam Menghibur Kita

    i

    2 Votes

    Quantcast

    Pernahkah kita mengalami ketika hujan deras mengguyur, kita lupa membawa payung. Lalu kita pun berbasah kuyup kedinginan. Namun, ketika kita siapkan jas hujan, justru panas dan terik datang membakar hari. Sebalkah anda?

    Atau mungkin kita pernah terburu-buru mengejar waktu, tetapi perjalanan malah tersendat, seolah membiarkan kita terlambat. Namun, ketika kita ingin melaju dengan tenang, pengendara lain malah membunyikan klakson agar kita mempercepat langkah. Sebalkah anda?

    Mengapa keadaan seringkali tidak bersahabat? Mereka seakan meledek, mengecoh, bahkan tertawa terbahak-bahak. Inikah yang disebut dengan “ketidakmujuran”?

    Sadari saja, itu adalah cara alam menghibur kita. Itulah cara alam mengajak kita tersenyum, menertawakan diri kita sendiri, dan bergurau secara nyata. Kejengkelan itu muncul dari karena kita tak mencoba bersahabat dengan keadaan. Kita hanya mementingkan diri sendiri. Kita lupa bahwa jika toh keinginan kita tidak tercapai, tak ada salahnya kita menyambutnya dengan senyum, meski secara kecut, tak apalah 🙂

  10. edo rosano berkata:

    hehe bener juga ya..

  11. akhsan99 berkata:

    nice post,…
    kita juga harus menyadari itu,..

  12. Dwi berkata:

    aq copy ya n aq share buat temen2ku yg ga sempet baca online. tq

  13. psikeciil berkata:

    banyak cara alam menghibur kita … huummmm sepakat

  14. Daphit berkata:

    It’s wake me..thanks.

  15. iful berkata:

    aq pernah nglamiy tp bru tau skrang ternyta smua kmbli kpda kitay..thanks buat renungany hehe

  16. Maren Kitatau berkata:

    Ya,
    Mari mulai dgn senyum kecut.
    Cara kita menghibur alam, hh

    Salam Damai!

  17. taghsya berkata:

    ijin ngopy dan ngeshare ya mas makasiiih loh sebelumnyaaa

  18. Motivasi Tung Desem Waringin berkata:

    sangat menginspirasi.

  19. alfa romeo berkata:

    uapik mas

  20. LOVY berkata:

    SAYANG NYA SEKARANG ALAM KEHILANGAN SENYUM KARENA KITA SEMENA-MENA DENGAN MEREKA.
    TOLONG . . JANGAN GUNDULI HUTAN

  21. coernea berkata:

    tepatnya alam menguji kesabaran kita…

  22. upay berkata:

    kadang memang lucu ya…

    namun kita tidak sadar dan terlalu terlena

  23. kharis danu berkata:

    saya jadi sadar atas nasehat di atas trims
    atas semuanya

  24. aggoes berkata:

    q setuju, bahwa kita terkadang tidak mencoba bersahabta dengan keadaan,,,

  25. zaki berkata:

    i like

  26. anna berkata:

    iyah aku setuju. tapi apah alam juga bisa diajak bicara disaat kita mengajak bicara dia? apah tandanya kalu dia juga mengerti jeadaan kita?

  27. thyea berkata:

    hdpi smua dengan senyman

  28. ade berkata:

    kata Ebiet : …atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita, mari kita bertanya pada rmput yang bergoyang…..

  29. idha berkata:

    ijin copy y..

  30. tiass berkata:

    nice one!!

  31. erwins berkata:

    i like it
    apik tenan…bener bgt tuch

    so enjoy our life

  32. neneng fidiyah ningsih berkata:

    heummmmm…..benar juga.seperti itulah cara alam mengajak kita bercanda,

  33. aryo berkata:

    bagus hiburan alam nya gan,
    bikin hati sadar akan keadaan dan k’egoisan diri…

    thaks,. ijin kopas buat share dengan lainya.
    semoga bermanfaat.

  34. deniarisandi berkata:

    mini numpang lewat sebentar…

  35. Koesnadi berkata:

    simple, dan bermakna

  36. Maulana berkata:

    Okey punya…!

  37. andinoeg berkata:

    dibikin enjoy aja, semua akan indah jika kita selalu enjoy

  38. soe berkata:

    keren bos..
    izin ya, mau nampilin di page facebook.

  39. aisha berkata:

    suka..menjadi bhan untuk merenungi dan memperbaiki…

  40. sujatmiko huda berkata:

    izin share ya

  41. tanto berkata:

    postinganN mantap mas bro.
    Ketawa bwt diri sendiri.

  42. llbana berkata:

    mantaaaapp,menginspirasi sekali,,,saya ijin copy ia,untuk mnginspirasi yg lain,,

  43. eljihadi berkata:

    haha,ana juga sering tertawa karenanya. alam mang punya cara sendiri bwat menghbur kita. sukses..

  44. taupan berkata:

    Thanks for motivasix…

  45. Imunk berkata:

    Betapa murahnya alam kepada kita, meskipun kita sedikit saja memberi pupuk kepadanya kita akan di berikan yang lebih dari itu.
    Sayangi alam kita…
    Salam lestari…
    Mohon ijin kopas bos postingan yang bagus ini.
    Thank’s alot.
    😀

  46. sang pencerah berkata:

    good job ………
    I like it

  47. heryyoelhianto berkata:

    gud bos

    ngopy aah

  48. heryyoelhianto berkata:

    gud oom

    ngopy aah

  49. rosidah berkata:

    bgus bgt………

  50. mislan jambi berkata:

    hahahahahahahaha…

  51. yusuf berkata:

    i like it,

  52. kurdiyantoro berkata:

    iya juga ya. hahaha

  53. Zikriansyah berkata:

    2 Thumb For You

  54. Senyum kecut tak apalah, asal tetap tersenyum.

  55. bramnanda berkata:

    aq minta izin ngopy cerita bagus,e gan

  56. ted berkata:

    Terkadamg dgn tersenyum bisa melihat sisi lain dari suatu masalah..

  57. hiks……….hiks………… so good story …….

  58. alqolamwalkitab berkata:

    aSSALAMUALAIKUM WR WB saya suka membaca tulisan -tulisnnya,minta izin copas boleh

  59. garcia child berkata:

    saya beri senyum kecut kepada sang penulis

  60. Hsan Lare Grage berkata:

    denga cara apa lagi,lam menghibur kita…..?

  61. adiet berkata:

    Hadapi dgn senyuman ,kan tak apalah

  62. ipunk berkata:

    Bagus, saya suka, terimasih atas inspirasi nya.

  63. liya berkata:

    bagus like like deh

  64. kedai narsis berkata:

    ijin share ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: