Pertunjukkan Akhir

Seorang pemain sirkus memasuki hutan untuk mencari anak ular yang akan dilatih bermain sirkus. Beberapa hari kemudian, ia menemukan beberapa anak ular dan mulai melatihnya. Mula-mula anak ular itu dibelitkan pada kakinya.

Setelah ular itu menjadi besar dilatih untuk melakukan permainan yang lebih berbahaya, di antaranya membelit tubuh pelatihnya. Sesudah berhasil melatih ular itu dengan baik, pemain sirkus itu mulai mengadakan pertunjukkan untuk umum. Hari demi hari jumlah penontonnya semakin banyak. Uang yang diterimanya semakin besar.

Suatu hari, permainan segera dimulai. Atraksi demi atraksi silih berganti. Semua penonton tidak putus-putusnya bertepuk tangan menyambut setiap pertunjukkan.

Akhirnya, tibalah acara yang mendebarkan, yaitu permainan ular. Pemain sirkus memerintahkan ular itu untuk membelit tubuhnya. Seperti biasa, ular itu melakukan apa yang diperintahkan.

Ia mulai melilitkan tubuhnya sedikit demi sedikit pada tubuh tuannya. Makin lama makin keras lilitannya. Pemain sirkus kesakitan.

Oleh karena itu ia lalu memerintahkan agar ular itu melepaskan lilitannya, tetapi ia tidak taat. Sebaliknya ia semakin liar dan lilitannya semakin kuat.

Para penonton menjadi panik, ketika jeritan yang sangat memilukan terdengar dari pemain sirkus itu, dan akhirnya ia terkulai mati.

Kadang-kadang dosa terlihat tidak membahayakan. Kita merasa tidak terganggu dan dapat mengendalikannya. Bahkan kita merasa bahwa kita sudah terlatih untuk mengatasinya. Tetapi pada kenyataanya, apabila dosa itu telah mulai melilit hidup kita, sukar dapat melepaskan diri lagi daripadanya.

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments
elfad - August 12, 2010

coba mengingat lagi masa lalu,,,merenung dan merenungkan kehidupan yang tak pernah berhenti untuk tetap bercerita pada dunia…terimakasih artikelnya, sangat bermanfaat…

Reply
wahyu - August 31, 2010

i think it’s inspiring. we need to look back to ourselves that never realised we have done wrong. we need to spend sometimes to contemplate. epecially in this holymonth

Reply
    Katherine - February 11, 2012

    wahyu is so gaya:
    “ithink it’s inspiring. we need to look back to ourselves that never realised we have done wrong. we need to spend sometimes to contemplate. epecially in this holymonth”
    jelas2 tulisannya bindo, but GREAT STORY!!!

    Reply
bandungst - September 3, 2010

anda hebat gan….

Reply
fatoni - September 3, 2010

kondisi akan berbeda dengan berjalnya kehidupan ini.

Reply
jeff - September 22, 2010

Tidak ada manusia yg kebal dosa karena manusia masih hidup dalam daging sekalipun dia ” orang suci “.Mengandalkan kekuatan manusia sama saja dgn mengandalkan kedagingan .Tapi kalau kita berjalan mengandalkan kekuatan Tuhan pasti kita bisa berkata ” tidak ” pd dosa.

Reply
ash - October 4, 2010

salam…
mohon izin share
makasih.

Reply
anang - November 5, 2010

IJIN COPY

Reply
B sutapa - November 30, 2010

sallom
saya mengalaminya…semua kelihatan indah ..betapa halus dan lembutnya ular itu yang kelihatan jinak, menawan dlm ketenanganya…itu sebenarnya makluk liar ganas dan mematikan…menjauhlah sebelum sebelum mati scr rohani karenanya.
terimakasih artikelnya

Reply
sri - January 2, 2011

cerita ni memberi inspirasi dan pengajaran..ye, mungkin sy akan berkongsi kisah ini dgn anak2 murid nt..esok sesi psekolahan akan bermula..selamat datang 2011..moga sy blh sama2 belajar stiap sesuatu dgn lebih bmakna..

Reply
dhayman - May 1, 2011

sungguh luar biasa..

Reply
Anwar Busyra Ns - June 12, 2011

Cerita super,inspiratif bgt,,

Reply
Ary - July 7, 2011

Bagus, karena memang selama ini bentuk dosa kesalahan kita tidak terlihat dan selalu menganggap sepele.
tks

Reply
icha - July 21, 2011

amazing.

Reply
Ali - July 25, 2011

Ijin copy n share ea,,,

Reply
putra - August 3, 2011

terima kaih ceritnya keren
jdi kita mesti ttap behati2

Reply
Ana - August 5, 2011

mengingat masalalu dosa dan menyesalinya…

Reply
me - August 24, 2011

mhon ijin copy n share gan…

Reply
emje - September 15, 2011

ijin share

Reply
aryo - September 24, 2011

dosa memang terasa enak dalam waktu sekejap….
tapi efek nya terasa pedih hingga waktu yang setimpal dengan apa yang di perdosakan,,,
thanks, cerita penumbuh hidup yang baik.
izin copas gan, bt share ma yang lainya.
semoga bermanfaat.

Reply
doni - October 4, 2011

sungguh luar biasa rayuan indah dan lembutnya dosa, teryata sangat kejam di selanjutnya.

Reply
katalis - October 31, 2011

izin copy yaa,,,,

Reply
Ridwan Chaniago - December 5, 2011

karma itu datang disaat kita lupa, terhadap apa yang pernah kita perbuat,,,

Reply
Leli Arayanti - February 10, 2012

Biasakanlah diri kita utk tdk membiaskan diri dgn dosa2 kecil,mdh2n dgn begitu kita terhindar dr dosa besar.
Thanks utk ceritanya yg sgt inspiratif……….

Reply
muhtar kamil - February 15, 2012

renungax bagus…

Reply
lo - February 22, 2012

ijin share lagi ya?? makasi

Reply
apriyanita - May 30, 2012

renungan yg baguuus 😉

Reply
wanti - October 12, 2012

untuk qta renungkan..

Reply
CORNELIS M ROMODE - September 6, 2013

ceritera ini memberi motivasi untuk kita…

Reply
azis - December 22, 2014

Mas ijin copy ya cerita2 motivasinya

Reply

Leave a Reply: