Memberi Tanpa Pertimbangan

Cobalah untuk mengawali suatu hari anda dengan niat untuk memberi. Mulailah dengan sesuatu yang kecil yang tak terlalu berharga di mata anda. Mulailah dari uang receh. Kumpulkan beberapa receh yang mungkin tercecer di sana-sini, hanya untuk satu tujuan: diberikan.

Apakah anda sedang berada di bis kota yang panas, lalu datang pengamen bernyanyi memekakkan telinga. Atau, anda sedang berada dalam mobil ber-ac yang sejuk, lalu sepasang tangan kecil mengetuk meminta-minta.

Tak peduli bagaimana pendapat anda tentang kemalasan, kemiskinan dan lain sebagainya. Tak perlu banyak pikir, segera berikan satu dua keping pada mereka.

Barangkali ada rasa enggan dan kesal. Tekanlah perasaan itu seiring dengan pemberian anda. Bukankah, tak seorang pun ingin memurukkan dirinya menjadi pengemis.

Ingat, kali ini anda hanya sedang “berlatih” memberi; mengulurkan tangan dengan jumlah yang tiada berarti? Rasakan saja, kini sesuatu mengalir dari dalam diri melalui telapak tangan anda.

Sesuatu itu bernama kasih sayang.

Memberi tanpa pertimbangan bagai menyingkirkan batu penghambat arus sungai. Arus sungai adalah rasa kasih dari dalam diri. Sedangkan batu adalah kepentingan yang berpusat pada diri sendiri.

Sesungguhnya, bukan receh atau berlian yang anda berikan. Kemurahan itu tidak terletak di tangan, melainkan di hati.

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments
sunawang - July 25, 2010

beri sedikit waktu untukku mengatakan kagum atas perasan keringat memalui petikan merdu gitar lusuhmu,atau dentuman irama musik tabuhmu #pengamen gan.hahaha woyo woyo

Reply
membuatwebsites - July 28, 2010

tapi memberi pengemis bukan berarti mengasih sayangi mereka .. seperti brosur2 yang dipasang pemerintah di pinggir jalan2.. memberi kpd orang2 yg benar2 membutuhkan .. kalau pengemis itu adalah pekerjaan mereka. kalau kita sering memberi mereka uang, mereka akan mals kerja nanti 🙂

Reply
    zhien - July 30, 2012

    anggap aja nabung di surga atuh,sedikit yang kamu beri maka tabunganmu disurga juga sedikit.

    Reply
ayah iffa - August 7, 2010

mohon ijin untuk di copy…
semoga ilmunya berkah dan manfaat

Reply
ietha - February 2, 2011

cerita dan kata-katanya sangat memotivasi

Reply
Keke - March 2, 2011

Mohon ijin copy paste yaaa… love thiss… thank youu 🙂

Reply
RMR - May 29, 2011

Sangat sedikit orang mampu memberi tanpa pertimbangan.
Kebanyakan orang mempertimbangkan apa dia mampu memberi sedangkan dialah yg pantas diberi.
Terima kasih atas pencerahannya.

Reply
Bhaenyuz - June 5, 2011

Pertimbangan adalah yg penting untk melakukn sesuatu yg menguntgkn,..tp membri sesuatu yg brmnfaat lbh brarti dripd hrs mempertimbgkn hrskh melakuknnya,..

Reply
Putra - July 11, 2011

good,,,! is veri good
tak seorang pun ingin memurukkan dirinya menjadi pengemis. Ingat, kali ini anda hanya sedang “berlatih” memberi; mengulurkan tangan dengan jumlah yang tiada berarti?
tnks

Reply
NUNIK FATIMAH - August 4, 2011

YUpppppsss…………
I Agree With U……………

Reply
Nor Erwan Nugroho - August 13, 2011

Thanks…Artikelnya, Ijin aku tempel di Blog ya Mas…..salam kenal

Reply
mild7s - September 26, 2011

ijin copy gan

Reply
Anca - October 30, 2011

sulit membedakan pengemis yang bnr2 bth dengan pgmis yg pekerjaan sambilan.. 🙁

Reply
    Har - June 13, 2012

    Ingat, kali ini anda hanya sedang “berlatih” memberi; mengulurkan tangan dengan jumlah yang tiada berarti?

    Reply
heriyanto - October 31, 2011

ijin copy ya….smg ssaling berbagi bisa saling mengingatkan,,,untuk sesama bs saling berbagi rizki

Reply
soe - November 26, 2011

permisi sob, ane copy ya untuk fp ane..

Reply
Angga - December 24, 2011

ijin share mas…

Reply
tpribadi - December 28, 2011

Very good to motivate myself , and me team

Reply
lo - February 22, 2012

ijin share ya?? 🙂 makasi

Reply
Silva - February 22, 2012

Mohon izin copy yah 🙂

Reply
Silva Sii Silva Lollypollyy - February 22, 2012

kisah.y bagus bangett,
like this yoo !

Reply
Faqih - February 27, 2012

izin share di http://www.akademimiliter.web.id min

Reply
irfan - June 14, 2012

harta kita hanyaa ttpan,berbagillah kpd orag!

Reply

Leave a Reply: