Menepati Janji


Menepati Janji

Seekor induk rusa ketika kedua anaknya sudah mulai belajar berjalan, pada pagi buta ketika kedua anaknya masih tidur, induk rusa keluar pergi mencari makanan, dia bermaksud setelah pulang dari mencari makanan akan mengajar anak-anaknya mencari makan serta menjaga diri menghindari dari bahaya.

Setelah mendapat makanan rumput hijau yang segar, saat perjalanan pulang dia terjebak dalam perangkap yang dibuat oleh pemburu. Induk rusa itu sambil menangis memikirkan kedua anaknya.

Pemburu akhirnya tiba, induk rusa berlutut memohon kepada pemburu membiarkannya pulang ke rumah memberi makan serta mengajari anaknya mencari makan, dia berjanji keesokkan harinya akan kembali  ke sini menyerahkan diri.

Pemburu melihat rusa ini dapat berbicara, di dalam hatinya sangat terkejut dan gembira, dia  memutuskan akan mempersembahkan rusa ajaib ini kepada  raja, supaya dia menjadi terkenal dan mendapat hadiah dari raja. Tetapi setelah berpikir sejenak, dia berubah pikiran, melepaskan induk rusa pulang.

Induk rusa bergegas berlari pulang, suasana hatinya sangat sedih memikirkan kedua anaknya, setelah sampai dirumah dia berkata kepada kedua anaknya, “Anak ku, mama akan menceritakan sebuah kebenaran dan ketidakkekalan di dunia ini kepada kalian, jika kalian sudah memahami kebenaran ini, maka kelak jika kalian menghadapi masalah apa pun.”

“Kalian nantinya tidak akan terlalu sedih lagi. Kalian harus ingat hidup ini sangat singkat,  segalanya akan berubah tidak pernah abadi, nilai dari keluarga, kasih sayang semuanya tidak abadi….,” ujar induk rusa itu.

Anak-anaknya sambil menangis bertanya, “Lalu kenapa mama masih harus menepati janji kepada orang jahat tersebut?.” Induk rusa berkata, “Tanpa Iman, dunia akan hancur, tidak ada kejujuran dunia akan runtuh, demi kelangsungan dan harapan dunia, saya rela berkorban, daripada menipu orang lain. Mama rela mati demi integritas, dari pada menipu untuk hidup.”

Setelah selesai berkata sambil menahan tangisannya induk rusa berlari keluar, anak-anak rusa mengejar dengan sekuat tenaga. Pemburu melihat induk rusa memenuhi janjinya datang kembali, menjadi sangat terharu dengan tangan merangkap di depan dada dan berlutut dia berkata kepada induk rusa, “Engkau bukan seekor rusa biasa, engkau pasti jelmaan dari Budha.”

“Welas asihmu membuat orang sangat terharu, kejujuran dan imanmu membuat saya sangat malu. Silahkan engkau kembali, saya tidak akan menyakiti Anda lagi, bahkan mulai saat ini saya tidak akan menyakiti seekor binatang pun,” kata si pemburu itu.

Pelajaran yang bisa kita petik dari cerita diatas adalah: Sifat welas asih dan kejujuran dari induk rusa ini akhirnya membangkitkan niat baik serta membangkitkan watak dasar dan sisi baik dari pemburu tersebut.

Tentang iklan-iklan ini

24 Balasan ke Menepati Janji

  1. afrina melisa pohan mengatakan:

    kita hrus kuat n sabar.janji merupakan hutang yang harus dibyar tpi ingat keikhlasan akan menghsilkan kebahagian

  2. Crates mengatakan:

    Di dunia sekarang ini, karakter seperti rusa itu nyaris hilang.

  3. inasandya mengatakan:

    saya ijin mem-posting cerita tesebut untuk mading sekolah, terimakasih sebelumnya, happy blogging.

  4. Dwi Priyanto mengatakan:

    Dwi Priyanto

  5. jardi mengatakan:

    ijin share smg bermanfaat.

  6. masrullach mengatakan:

    subehanallh…
    lebih baik mati dr pad mengingkari janjinya!

  7. cerita ngeblog mengatakan:

    blogwalking ke marih. ceritanya bagus salam kenal :-)

  8. Samuel mengatakan:

    Sifat sepeti itu tidak Mudah utuk didapat ….

    Kta patut utK menepati janji ,sekecil apa pun janji itu….

  9. Satria mengatakan:

    Sekarang udah gak laku !!!!!!

  10. semua orang bisa sukses mengatakan:

    janji adalah utang yang harus di bayar , kita harus membayar itu semua apapun yang terjadi….

  11. andy mengatakan:

    Patut di teladani.

  12. siapa aja blh mengatakan:

    lalu bagaimana dgn anak rusa yg mengikutinya

  13. bety soares maia mengatakan:

    thanks tuk kisahnya…….ijin copy yaaaaaaaaaaaaaaaa

  14. nathan mengatakan:

    nice cerita’a.. ijin copy bro.. salam bloger

  15. kaktus mengatakan:

    it’s a wonderful stories…. l like it… izin share yua… :)

  16. yuknikahcom mengatakan:

    sangat inspiratif…

  17. Aji mengatakan:

    semoga masih banyak manusia yg berjiwa seperti rusa tsb. Amin.

  18. yayi mengatakan:

    Luar biasa, N patut kita renungkan kemudian aplikasikan dlam kehidpn.,!!

  19. Hanik Mudrikah mengatakan:

    terharu sekali sy baca kisah ini, sampai meneteskan air mata, betapa mulianya kejujuran dan betapa besar dampaknya bagi kehidupan.

  20. Saura mengatakan:

    Luar biasa pentingnya kejujuran..izin share ya.. :)

  21. Aris Alprisma mengatakan:

    TERINSPIRASI…..THNK’S

  22. Marcel St. Antonio mengatakan:

    how much this story means to us because it can examplify us how 2 keep our proromise with some1. it’s a meaninful story.

  23. yanii mengatakan:

    subhanalloh…
    patut diteladani dan dicontoh .

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 50.291 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: