Cara Alam Menghibur Kita


Cara Alam Menghibur Kita

Pernahkah kita mengalami ketika hujan deras mengguyur, kita lupa membawa payung. Lalu kita pun berbasah kuyup kedinginan. Namun, ketika kita siapkan jas hujan, justru panas dan terik datang membakar hari. Sebalkah?

Atau mungkin kita pernah terburu-buru mengejar waktu, tetapi perjalanan malah tersendat, seolah membiarkan kita terlambat. Namun, ketika kita ingin melaju dengan tenang, pengendara lain malah membunyikan klakson agar kita mempercepat langkah. Sebalkah?

Mengapa keadaan seringkali tidak bersahabat? Mereka seakan meledek, mengecoh, bahkan tertawa terbahak-bahak. Inikah yang disebut dengan “ketidakmujuran”?

Sadari saja, itu adalah cara alam menghibur kita. Itulah cara alam mengajak kita tersenyum, menertawakan diri kita sendiri, dan bergurau secara nyata.

Kejengkelan itu muncul dari karena kita tak mencoba bersahabat dengan keadaan. Kita hanya mementingkan diri sendiri.

Kita lupa bahwa jika toh keinginan kita tidak tercapai, tak ada salahnya kita menyambutnya dengan senyum, meski secara kecut, tak apalah :)

Tentang iklan-iklan ini

71 Balasan ke Cara Alam Menghibur Kita

  1. Maren Kitatau mengatakan:

    Good point!

    Salam!

  2. simon mengatakan:

    like this

  3. @ris mengatakan:

    good post…., patut tuk direnungkan…
    Minta ijin ngopy gan…

  4. nauf mengatakan:

    Nice… thumb up…

  5. icha mengatakan:

    may i know you personally? :)

  6. fazlina mengatakan:

    interesting..=)

  7. angayomi mengatakan:

    positive thought!

  8. icad mengatakan:

    senyum kecut tak apalah ;)

  9. epha mengatakan:

    Yep TOl BnGt TuH. .
    ai Like iT. .

  10. heriqushaery mengatakan:

    i think so….
    i like it….
    natural it’s me…natural it’s ours

  11. Agoes Miran mengatakan:

    Cara Alam Menghibur Kita

    i

    2 Votes

    Quantcast

    Pernahkah kita mengalami ketika hujan deras mengguyur, kita lupa membawa payung. Lalu kita pun berbasah kuyup kedinginan. Namun, ketika kita siapkan jas hujan, justru panas dan terik datang membakar hari. Sebalkah anda?

    Atau mungkin kita pernah terburu-buru mengejar waktu, tetapi perjalanan malah tersendat, seolah membiarkan kita terlambat. Namun, ketika kita ingin melaju dengan tenang, pengendara lain malah membunyikan klakson agar kita mempercepat langkah. Sebalkah anda?

    Mengapa keadaan seringkali tidak bersahabat? Mereka seakan meledek, mengecoh, bahkan tertawa terbahak-bahak. Inikah yang disebut dengan “ketidakmujuran”?

    Sadari saja, itu adalah cara alam menghibur kita. Itulah cara alam mengajak kita tersenyum, menertawakan diri kita sendiri, dan bergurau secara nyata. Kejengkelan itu muncul dari karena kita tak mencoba bersahabat dengan keadaan. Kita hanya mementingkan diri sendiri. Kita lupa bahwa jika toh keinginan kita tidak tercapai, tak ada salahnya kita menyambutnya dengan senyum, meski secara kecut, tak apalah :)

  12. edo rosano mengatakan:

    hehe bener juga ya..

  13. akhsan99 mengatakan:

    nice post,…
    kita juga harus menyadari itu,..

  14. Dwi mengatakan:

    aq copy ya n aq share buat temen2ku yg ga sempet baca online. tq

  15. psikeciil mengatakan:

    banyak cara alam menghibur kita … huummmm sepakat

  16. Daphit mengatakan:

    It’s wake me..thanks.

  17. iful mengatakan:

    aq pernah nglamiy tp bru tau skrang ternyta smua kmbli kpda kitay..thanks buat renungany hehe

  18. Maren Kitatau mengatakan:

    Ya,
    Mari mulai dgn senyum kecut.
    Cara kita menghibur alam, hh

    Salam Damai!

  19. taghsya mengatakan:

    ijin ngopy dan ngeshare ya mas makasiiih loh sebelumnyaaa

  20. Motivasi Tung Desem Waringin mengatakan:

    sangat menginspirasi.

  21. alfa romeo mengatakan:

    uapik mas

  22. LOVY mengatakan:

    SAYANG NYA SEKARANG ALAM KEHILANGAN SENYUM KARENA KITA SEMENA-MENA DENGAN MEREKA.
    TOLONG . . JANGAN GUNDULI HUTAN

  23. coernea mengatakan:

    tepatnya alam menguji kesabaran kita…

  24. upay mengatakan:

    kadang memang lucu ya…

    namun kita tidak sadar dan terlalu terlena

  25. kharis danu mengatakan:

    saya jadi sadar atas nasehat di atas trims
    atas semuanya

  26. aggoes mengatakan:

    q setuju, bahwa kita terkadang tidak mencoba bersahabta dengan keadaan,,,

  27. zaki mengatakan:

    i like

  28. anna mengatakan:

    iyah aku setuju. tapi apah alam juga bisa diajak bicara disaat kita mengajak bicara dia? apah tandanya kalu dia juga mengerti jeadaan kita?

  29. thyea mengatakan:

    hdpi smua dengan senyman

  30. ade mengatakan:

    kata Ebiet : …atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita, mari kita bertanya pada rmput yang bergoyang…..

  31. idha mengatakan:

    ijin copy y..

  32. tiass mengatakan:

    nice one!!

  33. erwins mengatakan:

    i like it
    apik tenan…bener bgt tuch

    so enjoy our life

  34. neneng fidiyah ningsih mengatakan:

    heummmmm…..benar juga.seperti itulah cara alam mengajak kita bercanda,

  35. aryo mengatakan:

    bagus hiburan alam nya gan,
    bikin hati sadar akan keadaan dan k’egoisan diri…

    thaks,. ijin kopas buat share dengan lainya.
    semoga bermanfaat.

  36. deniarisandi mengatakan:

    mini numpang lewat sebentar…

  37. The Ghost mengatakan:

    Kerenn ! yeahh ^^

  38. Koesnadi mengatakan:

    simple, dan bermakna

  39. Maulana mengatakan:

    Okey punya…!

  40. andinoeg mengatakan:

    dibikin enjoy aja, semua akan indah jika kita selalu enjoy

  41. soe mengatakan:

    keren bos..
    izin ya, mau nampilin di page facebook.

  42. aisha mengatakan:

    suka..menjadi bhan untuk merenungi dan memperbaiki…

  43. sujatmiko huda mengatakan:

    izin share ya

  44. tanto mengatakan:

    postinganN mantap mas bro.
    Ketawa bwt diri sendiri.

  45. llbana mengatakan:

    mantaaaapp,menginspirasi sekali,,,saya ijin copy ia,untuk mnginspirasi yg lain,,

  46. KeyshaAnindita mengatakan:

    Wew, nice story :D

  47. eljihadi mengatakan:

    haha,ana juga sering tertawa karenanya. alam mang punya cara sendiri bwat menghbur kita. sukses..

  48. taupan mengatakan:

    Thanks for motivasix…

  49. Imunk mengatakan:

    Betapa murahnya alam kepada kita, meskipun kita sedikit saja memberi pupuk kepadanya kita akan di berikan yang lebih dari itu.
    Sayangi alam kita…
    Salam lestari…
    Mohon ijin kopas bos postingan yang bagus ini.
    Thank’s alot. :-D

  50. sang pencerah mengatakan:

    good job ………
    I like it

  51. heryyoelhianto mengatakan:

    gud bos

    ngopy aah

  52. heryyoelhianto mengatakan:

    gud oom

    ngopy aah

  53. rosidah mengatakan:

    bgus bgt………

  54. mislan jambi mengatakan:

    hahahahahahahaha…

  55. yusuf mengatakan:

    i like it,

  56. kurdiyantoro mengatakan:

    iya juga ya. hahaha

  57. Zikriansyah mengatakan:

    2 Thumb For You

  58. Senyum kecut tak apalah, asal tetap tersenyum.

  59. bramnanda mengatakan:

    aq minta izin ngopy cerita bagus,e gan

  60. ted mengatakan:

    Terkadamg dgn tersenyum bisa melihat sisi lain dari suatu masalah..

  61. Hadzier Putra Gpz mengatakan:

    hiks……….hiks………… so good story …….

  62. alqolamwalkitab mengatakan:

    aSSALAMUALAIKUM WR WB saya suka membaca tulisan -tulisnnya,minta izin copas boleh

  63. garcia child mengatakan:

    saya beri senyum kecut kepada sang penulis

  64. Hsan Lare Grage mengatakan:

    denga cara apa lagi,lam menghibur kita…..?

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 50.294 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: